Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Pengadilan Negeri
Pukul : 19:34:51 , Selamat Malam

img_head
PENAHANAN, PENAHANAN PERKARA, DAN PEMBANTARAN

Penahanan, Penahanan Perkara, dan Pembantaran

Telah dibaca : 176 Kali

PENAHANAN, PENAHANAN PERKARA, DAN PEMBANTARAN

Permohonan Peralihan/Penangguhan Penahanan:

  1. Petugas pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) menerima surat permohonan peralihan/penangguhan penahanan;
  2. Panitera muda pidana meneruskan surat permohonan peralihan/penangguhan penahanan;
  3. Panitera pengganti membuat izin peralihan/penangguhan penahanan;
  4. Majelis hakim/hakim menandatangan dan membaca penetapan peralihan/penangguhan penahanan; 
  5. Petugas PTSP menyerahkan penetapan peralihan/penangguhan penahanan kepada pemohon.

Penangguhan Penahanan Perkara Pidana Umum:

  1. Petugas PTSP menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari pemohon;
  2. Panitera muda pidana meneliti kelengkapan permohonan penangguhan penahanan;
  3. Majelis hakim/hakim memeriksa dan mempertimbangkan permohonan penangguhan penahanan;
  4. Panitera pengganti membuat konsep penetapan penangguhan penahanan;
  5. Majelis hakim/hakim menandatangani penetapan penangguhan penahanan;
  6. Majelis hakim/hakim membacakan penetapan penangguhan penahanan;
  7. Panitera menerima uang jaminan penangguhan penahanan (jika ada);
  8. Panitera muda pidana menyimpan arsip penetapan penangguhan penahanan.

Permohonan Izin Pembantaran Pidana Umum:

  1. Petugas PTSP menerima surat pemberitahuan rawat inap terdakwa di rumah sakit;
  2. Panitera muda pidana meneliti kelengkapan pembantaran;
  3. Majelis hakim/hakim memeriksa dan mempertimbangkan pembantaran;
  4. Panitera pengganti membuat konsep penetapan pembantaran;
  5. Majelis hakim/hakim menandatangani penetapan pembantaran;
  6. Petugas PTSP menyerahkan penetapan pembantaran.